Sei hei ki

Editor’s Note: Berikut ini adalah guest post Ardhana Bayurindra dari Into The Zone

‘Sei hei ki’ adalah salah satu dari empat simbol reiki yang bermakna mental-emotional healing. Bagi Anda yang mendalami reiki tentu sangat paham tentang ini, sementara saya sendiri hanya meminjam simbol ini sebagai penanda perhatian khusus saya pada masalah keseimbangan mental dan emosi. Bagi Anda yang baru pertama kali mengetahui tentang ini silahkan browse di internet, di sana Anda bisa dapatkan lebih banyak informasi atau bisa saya rekomendasikan beberapa site yang menurut saya cukup baik sebagai sumber awal: http://www.aetw.org dan http://www.reiki-for-holistic-health.com. Bagi saya simbol ini cocok dengan arah aktivitas saya, sehingga tanpa ragu saya selipkan pada logoMental Training by Ardhana Bayurindra.

Sebagai trainer dan consulting hypnotherapist, saya selalu mengajak individu yang terlibat untuk mengasah kemampuan dalam menyeimbangkan kadar mental dan emosi diri. Segala sesuatu dalam hidup ini idealnya bersifat seimbang agar rasa harmoni, ketenangan, dan kedamaian bisa dicapai. Bagi tiap individu yang senantiasa berupaya untuk mencapai ketenangan diri, maka dia harus menjalani proses penyeimbangan ini. Semakin sering proses ini dilakukan maka kemampuan ‘otomat’ diri akan kian berfungsi secara optimal. Karena itu tiap kali saya mengajak dan membimbing orang lain untuk melakukannya, saya pun ikut kembali melatih dan memperkuat kemampuan ini pada diri saya sendiri. Tidak saja memberikan efek ‘pembersihan’ tetapi juga hal ini saya ‘yakini’ dapat menjaga ‘puritas’ dari sub-conscious mind saya (baca tulisan saya tentang ‘purity’ di blog dayainsani).

Mental dan emosi sangat erat kaitannya dengan pikiran manusia, in fact dalam kondisi normal, pikiran itu sendiri mengontrol akses dari input, proses dan output-nya. Pada prakteknya kita cukup sering mendengar berbagai istilah seperti: ‘happy thoughts‘, ‘positive thinking‘, ‘mind power‘ yang seyogyanya dapat menggiring seseorang pada sikap dan prilaku yang optimis. Halnya dengan perasaan selain pikiran, maka proses penyeimbangan merujuk pada upaya penjernihan diri dari segala aspek negative sense. Kembali pada proses puritas yang saya singgung sebelum ini, maka penjernihan merupakan salah satu rahasia ‘intuisi’ pada diri seseorang. Intuisi itu sendiri membimbing kita pada arah langkah keputusan yang terbaik, mengeliminir dilema ‘options’ yang kerap kali datang menghantui kita. Intuisi bersifat intrinsik, membantu kita dalam memperbaiki kemampuan ‘inner’ dan tentu saja mengasah ketajaman mata hati kita.

Tulisan ini adalah secuplik dari zona pikiran saya. Salam dari zona bawah sadar Anda.

Ardhana Bayurindra adalah konsultan hipnoterapi dari Daya Insani. Anda dapat membaca artikel-artikel menarik mengenai hipnosis dan hipnoterapi yang ditulis olehnya di blog beliau Into The Zone.

Tagged with: , ,
Posted in Hypnotherapy

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


1 + = 5