Rintangan Kesuksesan Entrepreneur #3: Penghasilan Yang Belum Stabil

Image: dunialaut.com

Dunia usaha itu seperti menangkap ikan, satu saat Anda bisa panen dan saat lain paceklik. Apalagi bagi Anda yang baru memulai usaha, biasanya usaha Anda masih belum bisa memberikan pemasukan yang konsisten untuk dapat menghidupi Anda beserta keluarga.

Hal seperti ini sudah menjadi suatu yang lumrah bagi seorang entrepreneur.

Namun, situasi yang naik turun seperti ini bisa membuat seorang entrepreneur frustasi. Inilah salah satu sebab utama kebanyakan entrepreneur meninggalkan usahanya dan kembali bekerja sebagai karyawan kantor.

Keadaan finansial yang selalu berubah-ubah, dapat membuat Anda stres dan akhirnya mempengaruhi aspek kehidupan yang lain. Anda cemas karena belum bisa mempunyai pendapatan yang stabil dan merasa bersalah karena itu.

Secara psikologis, seorang entrepreneur cenderung mencari solusi eksternal dari masalah finansial yang dihadapi. Seperti menyalahkan pelanggan, kondisi pasar atau ekonomi yang menurun. Walaupun hal-hal ini mempunyai efek terhadap kondisi finansial, mencari solusi eksternal hanya akan memberikan kendali kepada pihak lain diluar kendali Anda.

Seorang entrepreneur yang sukses tahu bahwa dengan mengendalikan pikirannya, kelakuannya dan tindakannya sendiri, dia juga mengendalikan hasil yang akan diperolehnya kelak.

Ketika Anda mulai fokus dalam mencari faktor internal, ketimbang faktor eksternal, Anda akan menemukan konflik pemikiran yang mengakibatkan financial instability. Mungkin Anda mempunyai limiting beliefs atau pikiran negatif yang sebelumnya tidak Anda sadari.

Untuk mengembalikan kendali dan juga mengurangi kondisi finansial yang selalu berubah-ubah diperlukan motivasi. Motivasi sebagai sumber energi dalam menjalankan usaha ataupun kehidupan Anda. Motivasi seperti inilah yang Anda inginkan atau kata lainnya ‘prinsip’ Anda.

Apabila Anda masih mengalami kondisi finansial yang masih naik turun, kemungkinan motivasi yang mendorong dalam menjalankan usaha Anda adalah agar Anda dapat terhindar dari kemiskinan. Karena itu yang terbayang dalam pikiran bawah sadar Anda adalah kemiskinan.

Berbeda sekali dengan motivasi seorang millionaire sejati yang menginginkan kehidupan yang berlimpah. Mereka termotivasi untuk mencapai cita-cita yang mereka impikan dan bukan untuk sekedar terhindar dari kemiskinan. Mereka yang sukses dalam dunia usaha adalah mereka yang berupaya untuk membantu orang lain dengan menghargai kesejahteraan dan keberlimpahan untuk dirinya.

Walaupun tidak mudah, usahakan untuk berpikir tentang keberlimpahan ketimbang hanya menjauhi kemiskinan dalam pikiran bawah sadar Anda. Karena dengan begitu, kelakuan dan tindakan Anda akan dengan sendirinya menyesuaikan untuk merealisasikan keberlimpahan yang Anda pikirkan dan inginkan. [ABS]

“It is not the creation of wealth that is wrong, but the love of money for its own sake.” ~ Margaret Thatcher

Tagged with: ,
Posted in Motivation

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


9 + = 15