Hubungan Nggak Direstui karena Stroke

Saya cewek usia 20 tahun, mempunyai cowok tapi terkena stroke terus orang tua saya ga setuju saya sama pacarku. Padahal aku udah ga virgin, orang tua pacar saya juga ga setuju karena saya orang ga punya, padahal kita saling mencintai, apa yang harus saya lakukan?

Jawab:

Sebagai pasangan dari seseorang yang terkena penyakit stroke pastinya kamu memiliki tugas untuk membantu kesembuhannya, oleh karena itu ada baiknya bila kamu merenungkan lebih dulu hal-hal apa saja yang mendasari kelanjutan hubungan kalian.

Jika cinta yang mendasari hubunganmu, buktikanlah dengan tindakan. Tunjukkan pada orangtuamu dan orangtuanya bahwa kamu mau merawat dan menyayangi pasanganmu itu setulus hati tanpa keluhan dan dengan disertai usaha mandiri secara finansial, semoga dengan begitu kamu dapat meluluhkan hati kedua orangtua kalian. Sementara itu kamu pun perlu mempertimbangkan apakah usaha ini akan berdampak positif ataukah justru menambah beban tekanan pacarmu yang bisa berakibat pada proses penyembuhannya. Bagaimanapun dukungan orangtua sangat diperlukan, baik untuk kamu maupun untuk pasanganmu, apalagi dalam kondisi kalian saat ini. Namun, jika ada hal-hal lain diluar cinta yang mendasari hubungan, sebaiknya pertimbangkan lagi kelanjutan hubungan ini.

Bila rasa kasihan mendominasi dasar hubungan, peran sahabat rasanya lebih sesuai untukmu. Sahabat yang terus memberikan dukungan dan semangat sehingga bisa menimbulkan perasaan senang dan tenteram padanya.

Jika kecemasan tidak bisa menemukan pasangan lain karena kondisi diri yang tidak gadis lagi yang menjadi pertimbangan, maka kamu perlu menguatkan diri. Yakinlah bahwa suatu saat kamu akan bertemu dengan pasangan yang bisa memahami dan menyayangi apa adanya. Tapi ingat, sejalankan rasio dan hatimu untuk mempercayai orang lain.

Kesungguhan, ketegaran, dan kesabaran kamu akan menjadi dasar langkah hidupmu selanjutnya. Terus berdoa dan dekatkan dirimu pada-Nya untuk kebaikan pasangan dan diri kamu sendiri. Jika dirasa perlu, kamu bisa mencari bantuan dari psikolog yang kamu percaya. Semoga keputusan yang kamu buat adalah yang terbaik untuk hidupmu.

Rengganis Lenggogeni B., M. Psi

Konsultan dari Daya Insani, Konsultan Psikologi & Hipnoterapi, Jakarta

Artikel diambil dari Tabloid Genie

“Being deeply loved gives you strength, while loving someone deeply gives you courage.”Lao Tzu

Dengan label: , , ,
Ditulis di Artikel Media

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

*


3 + 7 =