Apa Tujuan Hidup Anda?

purposePernahkah Anda bertanya mengapa Anda ada di dunia ini? Apa tujuan hidup ini? Bermaknakah kehidupan yang sekarang Anda jalani?

Mungkin Anda pernah menayakan hal-hal ini dalam satu fase kehidupan Anda.

Jangan khawatir karena mempertanyakan ini adalah hal yang alami. Tanpa mengerti tujuan hidup ini Anda tentunya tidak mempunyai misi perjalanan yang jelas dan akan kebingungan menjalani hidup ini. Ibarat Anda naik taksi namun tidak tahu mau pergi kemana, sungguh aneh!

Hidup perlu tujuan, untuk itu Anda perlu menyadari mengapa Anda diciptakan. Tentunya yang paling mengetahui tujuan mengapa Anda diciptakan adalah Pencipta Anda.

Ambil contoh sebuah smartphone. Apa tujuan sebuah smartphone? Kalau Anda memiliki smartphone yang cukup besar dan berat mungkin Anda bisa menggunakannya sebagai ganjalan pintu. Mungkin juga Anda gunakan untuk alat mebela diri saat Anda dikejar seekor anjing galak. Tentunya tidak salah apabila Anda menggunakan smartphone itu sebagai ganjalan pintu ataupun sebagai alat pembela diri, tapi apakah itu tujuan mengapa smartphone ini diciptakan? Menurut para insinyur yang menciptakan smartphone tersebut, hal tersebut bukanlah tujuan utama sebuah smartphone.

Tujuan utama sebuah smartphone adalah sebagai perangkat komunikasi. Anda bisa membaca email, menelpon keluarga Anda, ber chatting dengan teman Anda dan bahkan sekarang ini Anda bisa menjelajahi dunia maya menggunakan smartphone. Dengan menggunakan smartphone seperti yang telah dimaksudkan oleh penciptanya, Anda akan mendapatkan manfaat yang optimal.

Sama halnya dengan manusia! Penciptaan diri Anda penuh dengan tujuan.

Secara fisik, diri Anda terdiri dari berbagai macam organ ynag mempunyai tujuan-tujuan tertentu. Paru-paru, ginjal, hati dan otak Anda telah diciptakan untuk tujuan tertentu. Begitu pula dengan rambut, kulit dan kuku Anda mempunyai fungsi yang spesifik. Jadi apabila organ dalam tubuh Anda mempunyai tujuan, akan sangat janggal apabila Anda diciptakan dan hidup tanpa tujuan.

Untuk mengetahui tujuan hidup Anda cobalah siapkan waktu untuk diri Anda sendiri. Waktu untuk Anda merenung dan merefleksi kehidupan yang Anda jalani saat ini. Tanyakan kembali pada Sang Pencipta yang telah memberikan kehidupan pada diri Anda, mengapa saya diciptakan.

Tanyakan kepada diri Anda, apakah tujuan hidup yang sekarang ini Anda jalani sudah sesuai dengan hati Anda? Apakah tujuan hidup Anda saat ini sudah memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat dan diri Anda sendiri? Apakah saya sudah menjalani kehidupan yang baik? Kehidupan yang penuh makna.

Menjalani kehidupan yang bermakna tidak terjadi secara kebetulan. Tidak juga karena keadaan tetapi karena pilihan.

Jalani kehidupan Anda, yang hanya sekali di dunia ini, penuh dengan makna bagi Anda, keluarga dan masyarakat disekitar Anda. [ABS]

“Prosperity consists not in the increase of money and children, but in growth of virtue and development of patience” ~ Ali ibn Abi Talib

Dengan label: ,
Ditulis di Motivasi

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

*


+ 8 = 11