Apa Anda Perlu Konsultasi Dengan Psikolog?

Banyak orang yang merasa segan untuk berkonsultasi dengan psikolog ketika mereka sedang mengalami masalah dalam hidupnya. Hal ini kemungkinan terjadi karena mereka merasa bahwa ada stigma negatif apabila mereka berkonsultasi dengan seorang psikolog. Mereka merasa bahwa dengan bertemu psikolog mereka akan mendapat predikat orang yang “sakit mental”.

Dahulu memang banyak orang yang berpikir bahwa hanya orang “sakit mental” yang perlu bantuan dari psikolog. Selain memang seorang psikolog dapat membantu orang yang terkena “sakit mental”, pada realitanya seorang psikolog juga dapat membantu orang-orang dalam permasalahan keseharian lainnya.

Walaupun semua orang bisa mendapatkan manfaat dengan bantuan psikolog, tapi tidak semua orang ingin dibantu oleh psikolog. Bila Anda ingin mengetahui perbedaan antara psikolog dan psikiater, Anda dapat membacanya disini. Berikut ini adalah beberapa masalah yang dapat dibantu oleh seorang psikolog.

Keluarga

Masalah dalam keluarga biasanya terjadi apabila ada konflik antara anggota keluarga. Biasanya konflik terjadi antara orang tua dengan anak, suami dengan istri, juga antara pasangan yang akan menikah, dan masih banyak yang lain. Permasalahan dalam keluarga yang tak segera ditangani tentunya dapat mempengaruhi tumbuh kembang anak, yang selanjutnya dapat berdampak pada kehidupan anak saat dewasa kelak.

Karir

Ada sebagian orang yang sudah bekerja dan mempunyai jabatan yang tinggi tapi merasa tak nyaman dengan pekerjaan yang dilakukannya saat ini. Mengapa bisa terjadi? Kemungkinan besar hal ini terjadi karena karir yang sedang dijalani oleh orang tersebut kurang sesuai dengan gaya pribadinya. Setiap orang mempunyai gaya pribadi yang unik dan dapat berkembang secara optimal bila karirnya tersebut dapat menggunakan kekuatan-kekuatan yang ada pada gaya pribadi tersebut.

Pendidikan

Berulang kali mencoba masuk jurusan tertentu di berbagai universitas namun tak kunjung lulus seleksi masuk. Kegagalan yang terjadi berulang kali ini bisa disebabkan oleh banyak hal. Selain karena faktor intelegensi, kemungkinan lainnya – serupa dengan masalah karir – adalah karena gaya pribadi yang mungkin tidak cocok dengan karakter pendidikan yang akan ditempuh. Kesesuaian antar gaya pribadi dengan pendidikan (dan karir nantinya) sangat dibutuhkan demi kebahagiaan yang menjalani.

Masalah atau konflik-konflik keseharian di atas ini hanya contoh kecil dari hal – hal yang dapat menyebabkan depresi, kecemasan, trauma, dll. Bila tidak diselesaikan dengan segera maka konflik ini berpotensi mengakibatkan masalah berkepanjangan yang pada akhirnya bisa mempengaruhi kebahagiaan seseorang dalam segala aspek hidupnya, dan bahkan juga kesehatannya. Jadi, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan seorang psikolog demi kebaikan diri Anda.

Rengganis Lenggogeni B., M. Psi

Konsultan dari Daya Insani, Konsultan Psikologi & Hipnoterapi, Jakarta

“Don’t cry because it’s over. Smile because it happened.”Dr. Seuss

Dengan label: , , , , , ,
Ditulis di Info

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

*


+ 1 = 5